| Teknik Arsitektur & Perencanaan |
![]() TUJUAN PENDIDIKAN PROGRAM S-1 ARSITEKTUR Program Studi Arsitektur bertujuan menghasilkan lulusan dengan kompetensi sebagai berikut,
PROGRAM S-1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA Program Studi Perencanaan Kota dan Daerah bertujuan menghasilkan lulusan dengan kompetensi sebagai berikut:
PROGRAM S-2 TEKNIK ARSITEKTUR Program Studi S-2 Teknik Arsitektur menyeleng-garakan pendidikan dalam bidang arsitektur untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan-kemampuan sebagai berikut. Tujuan Umum
PROGRAM S-2 TEKNIK ARSITEKTUR KONSENTRASI DESAIN KAWASAN BINAAN (MDKB) Program Studi Strata 2 Teknik Arsitektur Konsentrasi Desain Kawasan Binaan menyelenggarakan pendidikan dalam bidang arsitektur dan kawasan untuk meng-hasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan-kemam-puan sebagai berikut. Tujuan Umum
Tujuan Khusus
PROGRAM S-2 TEKNIK ARSITEKTUR KONSENTRASI ARSITEKTUR DAN PERENCANAAN PARIWISATA (MPAR) Program Studi MPAR-UGM menyelenggarakan pendidikan dalam bidang arsitektur dan perencanaan pariwisata untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kemam-puan-kemampuan sebagai berikut. Tujuan Umum
Tujuan Khusus
PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN KOTA DAN DAERAH (MPKD) Secara umum, tujuan dari MPKD merupakan jabaran dari tujuan UGM sebagai Perguruan Tinggi yang berorientasi kerakyatan dan kedaerahan, yaitu membantu usaha pengembangan sumber daya manusia didaerah, sehingga memenuhi kualifikasi professional dalam bidangnya. Jika dikaitkan dengan kepentingan pembinaan masyarakat perdesaan, maka tujuan tersebut dirumuskan dalam kompetensi lulusan sebagai berikut:
Program studi ini akan melengkapi mahasiswa dengan pengetahuan teoritis dan praktis serta ketrampilan ten-tang perencanaan pengembangan wilayah dan perdesa-an, serta pemahaman yang mendalam terhadap aspek aspek pengelolaan wilayah dan perdesaan yang mewa-dahi proses perencanaan dan pembangunan, khususnya dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat dan perencanaan bersama masyarakat (participatory plan-ning). LABORATORIUM Laboratorium Perancangan Arsitektur Kepala: Dr. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch. Laboratorium ini mempunyai kegiatan di bidang pengembangan Arsitektur yang meliputi teori, konsep, dan metoda transformasi perancangan arsitektur. Di labora-torium ini juga dikerjakan tugas-tugas perancangan bangunan bagi berbagai instansi pemerintah untuk mengemban tugas pengabdian masyarakat. Mahasiswa dapat bekerja sebagai asisten dalam proyek-proyek perancangan untuk menambah pengalaman praktek yang sangat berguna. Labo-ratorium ini juga melakukan kegiatan penelitian tentang berbagai aspek arsitektur dalam lingkup bangunan, kelompok bangunan dan kawasan. Laboratorium Teknologi Bangunan dan Lingkungan Kepala: Dr. Ir. Budi Prayitno, M.Eng. Laboratorium ini menyelenggarakan kegiatan pengem-bangan bidang keilmuan rancang bangun atau rekayasa struktur, konstruksi dan bahan bangunan serta arsitektur lingkungan, melalui proses pembe-lajaran, penelitian dan penerapannya dalam masya-rakat luas yang didukung peralatan simulasi model fisik maupun digital (peng-gunaan perangkat lunak). Laboratorium Sejarah dan Perkembangan Arsitektur Kepala: Ir. Ismudiyanto, MS. Laboratorium ini mengembangkan kegiatan pembela-jaran, penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang sejarah dan perkembangan arsitektur bangunan, kelom-pok bangunan dan kawasan. dengan perspektif ke arah masa depan. Laboratorium ini meningkatkan pengetahu-an yang lebih mendasar tentang Arsitektur Nusantara, Arsitektur Barat dan Timur, serta pengetahuan konservasi bangunan dan kawasan yang dapat diman-faatkan untuk pengembangan teori, teknologi dan perancangan arsi-tektur. Laboratorium Perencanaan Kota dan Daerah Kepala: Dr. Ir. Bakti Setiawan, MA. Merupakan wadah bagi kelompok tenaga pengajar yang mempunyai spesialisasi dalam bidang Perencanaan Kota dan Daerah. Di laboratorium ini dikembangkan metodologi kuantitatif maupun kualitatif untuk analisis perkembangan kota dan daerah serta kebijaksanaan pembangunan. Banyak dilakukan penelitian yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk menambah penga-laman praktek dalam bidang Perencanaan Kota. Laboratorium Perencanaan dan Permukiman Kepala: Ir. Didik Kristiadi, MLA, MAUD. Merupakan wadah kegiatan penelitian dan perencanaan tentang perumahan. Dalam bidang yang merupakan pertemuan antara disiplin sosial, budaya, ekonomi dan fisik yang dipertemukan dalam teknik arsitektur dan perencanaan ini banyak dilakukan penelitian yang melibatkan mahasiswa. PERATURAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN PROGRAM S-1 ARSITEKTUR Sistem Prasyarat. Matakuliah Studio Arsitektur merupa-kan matakuliah yang terdapat di setiap semester mulai dari semester 1 (Studio Arsitektur 1) sampai dengan semester 7 (Studio Arsitektur 7). Studio Arsitektur 1 sampai 6 bersifat prasyarat bagi Studio Arsitektur di semester berikutnya, artinya untuk mengambil studio pada semester berikutnya, studio pada semester yang bersangkutan harus sudah lulus dengan nilai minimal D. Kerja Praktek. Mahasiswa harus melaksanakan kerja praktek di lapangan pada proyek yang terkait dengan bidang arsitektur. Tugas Akhir. Tugas Akhir terdiri dari tugas penyusunan landasan perancangan dan kegiatan perancangan di studio, yang menentukan kelulusan dari keseluruhan program sarjana. Tugas Akhir dapat diambil setelah seluruh matakuliah diselesaikan dengan nilai minimal D, dengan IPK >2. PROGRAM S-1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA STUDIO PERENCANAAN MK inti di prodi S1 Perencanaan Kota dan Wilayah adalah Studio Perencanaan yang diselenggarakan mulai semester 1 hingga semester 7. MK Studio Perencanaan dibagi dalam 3 kelompok besar sebagai berikut.
Kerja Praktek. Mahasiswa di akhir semester 6 diwajib-kan untuk melakukan kerja praktek di instansi pemerin-tah pusat/daerah atau sektor swasta sebagai bentuk apli-kasi teori, konsep, teknik dan metode yang sudah mere-ka dapatkan dalam kegiatan perkuliahan sebelumnya.. Tugas Akhir. Di akhir perkuliahan, mahasiswa diwajibkan untuk mengkaji isu dan permasalahan dalam peren-canaan kota dan wilayah dan mencoba menyusun rekomendasi atas temuan dari kajian-kajian spesifik yang mereka lakukan. Domain penelitian tugas akhir di prodi ini adalah ruang dan atau proses perencanaan. Proses pembimbingan telah dimulai dari semester 6 melalui MK metodologi penelitian dan dilanjutkan di semester 7 melalui seminar perencanaan dimana mahasiswa me-nyusun proposal penelitian dan di semester 8, mahasiswa akan melakukan penelitian dan menuliskan hasil temuan di lapangan beserta analisisnya dan membingkainya dalam kerangka kesimpulan serta rekomendasi untuk kegiatan perencanaan wilayah dan kota. PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN KOTA DAN DAERAH (MPKD) Mengingat karakter yang dihadapi dalam perencanaan kota dan daerah di Indonesia, maka program ini harus bersifat multi-dimensional atau multi disiplin. Karakter multi-disiplin program ini akan didukung pula oleh keragaman latar belakang pesertanya. Kelompok sasaran utama program ini adalah para profesional yang telah bekerja (mid-career profesional) dalam pemerintahan maupun swasta yang sudah berijasah sarjana dari berbagai disiplin ilmu seperti ekonomi, geografi, arsitek, sipil, geodesi, geologi, pertanian, dan lain-lain. Program studi adalah program jangka pendek selama 15 bulan setara dengan 4 semester pendidikan pasca sarjana yang umum, yang memberikan gelar Magister bagi lulusannya. Waktu selama 15 bulan yang dibagi atas 4 caturwulan pertama diberikan kuliah dan latihan-latihan, sedangkan catur wulan terakhir diperpendek menjadi 3 bulan digunakan untuk penyusunan tugas akhir atau tesis. Selengkapnya dapat dilihat di www.archiplan.ugm.ac.id
|