Teknik Arsitektur & Perencanaan
 
TUJUAN PENDIDIKAN

PROGRAM S-1 ARSITEKTUR


Program Studi Arsitektur bertujuan menghasilkan lulusan dengan kompetensi sebagai berikut,

  1. Menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi arsitektur (teori, metode dan teknik);
  2. Memiliki wawasan permasalahan lingkungan dan pembangunan dalam arti luas;
  3. Memiliki kemampuan terbatas dalam pengawasan, pengelolaan pembangunan, konstruksi bangunan dan kawasan;
  4. Mampu menerapkan keahlian secara professional dalam perancangan arsitektur, teknologi bangunan dan kawasan; dan
  5. Menguasai kemampuan keahlian merancang, meng-analisis dan mengkomunikasikan sintesis.

PROGRAM S-1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Program Studi Perencanaan Kota dan Daerah bertujuan menghasilkan lulusan dengan kompetensi sebagai berikut:
  1. Secara substansi mampu mengembangkan ide-ide atau pemikiran perencanaan untuk menghasilkan rencana kota/daerah;
  2. Secara teknis mampu menyajikan produk-produk peren­canaan kota dan daerah; dan
  3. Secara proses mampu melakukan kerjasama dengan ahli-ahli lain dalam satu tim kerja.

PROGRAM S-2 TEKNIK ARSITEKTUR

Program Studi S-2 Teknik Arsitektur menyeleng-garakan pendidikan dalam bidang arsitektur untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan-kemampuan sebagai berikut.

Tujuan Umum
  1. Menjalankan penelitian untuk meningkatkan kemam-puan profesional di bidang arsitektur dan pendidikan arsitektur.
  2. Merumuskan pendekatan untuk memecahkan ber-bagai masalah dalam masyarakat dengan cara pena-laran ilmiah yang berwawasan pembangunan, ling-kungan hidup, budaya, dan teknologi.
  3. Turut berperan dalam pengembangan ilmu arsitek-tur dan pendidikan arsitektur.
  4. 4Mengembangkan kinerja profesional dalam spek-trum yang lebih luas, dengan mengkaitkan bidang ilmu atau profesi yang serupa.
Tujuan Khusus
  1. Menggali permasalahan-permasalahan arsitektur da-lam area arsitektur dan pembangunan, arsitektur dan lingkungan, arsitektur dan kebudayaan, serta arsitektur dan teknologi dalam skala mikro, meso, atau makro.
  2. Mengelola hasil studi untuk pengembangan ilmu arsi-tektur, pendidikan arsitektur, atau profesi arsitektur.
  3. Bekerja secara mandiri ataupun bersama dengan pihak yang berprofesi sama atau berlainan.

PROGRAM S-2 TEKNIK  ARSITEKTUR KONSENTRASI  DESAIN KAWASAN BINAAN (MDKB)

Program Studi Strata 2 Teknik Arsitektur Konsentrasi Desain Kawasan Binaan menyelenggarakan pendidikan dalam bidang arsitektur dan kawasan untuk meng-hasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan-kemam-puan sebagai berikut.

Tujuan Umum

  1. Menjalankan penelitian dan perancangan untuk me-ning­katkan kemampuan profesional di bidang arsite-ktur dan pendidikan arsitektur pada skala ka-wasan.
  2. Merumuskan pendekatan untuk memecahkan ber-bagai masalah kawasan dalam masyarakat dengan cara penalaran ilmiah yang berwawasan pem-bangunan, lingkungan hidup, budaya, dan teknologi.
  3. Turut berperan dalam pengembangan ilmu arsi-tektur dan pendidikan arsitektur skala kawasan.
  4. Mengembangkan kinerja profesional dalam spektrum yang lebih luas, dengan mengkaitkan bidang ilmu atau profesi yang serupa.

Tujuan Khusus
  1. Menggali permasalahan-permasalahan arsitektur da-lam area arsitektur dan pembangunan, arsitektur dan lingkungan, arsitektur dan kebudayaan, serta arsitektur dan teknologi dalam skala meso.
  2. Mengelola hasil studi untuk pengembangan ilmu arsi-tektur, pendidikan arsitektur, atau profesi arsitektur.
  3. Bekerja secara mandiri ataupun bersama dengan pihak yang berprofesi sama atau berlainan

PROGRAM S-2 TEKNIK ARSITEKTUR KONSENTRASI ARSITEKTUR DAN PERENCANAAN PARIWISATA (MPAR)

Program Studi MPAR-UGM menyelenggarakan pendidikan dalam bidang arsitektur dan perencanaan pariwisata untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kemam-puan-kemampuan sebagai berikut.

Tujuan Umum
  1. Mampu menjalankan penelitian, perencanaan dan perancangan untuk mening­katkan kemampuan profesional di bidang arsitektur dan kepariwisataan.
  2. Mampu merumuskan pendekatan untuk memecah-kan berbagai masalah perencanaan dan manajemen pariwisata dalam masyarakat dengan cara penalaran ilmiah yang berwawasan pem-bangunan, lingkungan hidup, budaya dan teknologi.
  3. Mampu berperan dalam pengembangan ilmu arsi-tektur dan kepariwisataan.
  4. Mengembangkan kinerja profesional dalam spektrum yang lebih luas, dengan mengkaitkan bidang ilmu atau profesi yang serupa.

Tujuan Khusus
  1. Mampu menyusun kebijakan, strategi dan pengem-bangan program-program perencanaan dan peran-cangan dalam pembangunan kepariwisataan dalam arti luas.
  2. Mampu menguasai dan menggunakan teori untuk menyusun program terapan secara professional yang mensinergiskan ilmu Arsitektur (perencanaan dan perancangan) dan ilmu kepariwisataan.
  3. Mampu mengembangkan pengetahuan yang dapat dipergunakan untuk mengembangkan strategi peren-canaan dan perencanaan dalam konteks pembangun-an secara luas.

PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN KOTA DAN DAERAH (MPKD)

Secara umum, tujuan dari MPKD merupakan jabaran dari tujuan UGM sebagai Perguruan Tinggi yang berorientasi kerakyatan dan kedaerahan, yaitu membantu usaha pengembangan sumber daya manusia didaerah, sehingga memenuhi kualifikasi professional dalam bidangnya. Jika dikaitkan dengan kepentingan pembinaan masyarakat perdesaan, maka tujuan tersebut dirumuskan dalam kompetensi lulusan sebagai berikut:
  1. Secara teknis mampu menyajikan produk-produk peren­canaan pengembangan wilayah dan perdesaan melalui suatu manajemen kelompok kerja yang terdiri dari ahli-ahli berbagai bidang ilmu, dan
  2. Secara substantif mampu menghasilkan produk-produk perencanaan pengembangan yang sensitif terhadap faktor-faktor yang krusial untuk pelak-sanaan dan pemanfaatan produk perencanaan ter-sebut dalam pengembangan wilayah dan perdesaan.

Program studi ini akan melengkapi mahasiswa dengan pengetahuan teoritis dan praktis serta ketrampilan ten-tang perencanaan pengembangan wilayah dan perdesa-an, serta pemahaman yang mendalam terhadap aspek aspek pengelolaan wilayah dan perdesaan yang mewa-dahi proses perencanaan dan pembangunan, khususnya dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat dan perencanaan bersama masyarakat (participatory plan-ning).
 

LABORATORIUM

Laboratorium Perancangan Arsitektur
Kepala: Dr. Ir. Wiendu Nuryanti, M.Arch.

Laboratorium ini mempunyai kegiatan di bidang pengem­bangan Arsitektur yang meliputi teori, konsep, dan metoda transformasi perancangan arsitektur. Di labora-torium ini juga dikerja­kan tugas-tugas perancangan bangunan  bagi berbagai  instansi pemerintah untuk mengemban tugas pengabdian masyara­kat. Mahasiswa dapat bekerja sebagai asisten dalam proyek-proyek perancangan untuk menambah pengalam­an praktek yang sangat berguna. Labo-ratorium ini juga melakukan kegiat­an penelitian tentang berbagai aspek arsitektur dalam lingkup bangunan, kelompok bangunan dan kawasan.

Laboratorium Teknologi Bangunan dan Lingkungan
Kepala:  Dr. Ir. Budi Prayitno, M.Eng.

Laboratorium ini menyelenggarakan kegiatan pengem-bangan bidang keilmuan rancang bangun atau rekayasa struktur, konstruksi dan bahan bangunan serta arsitektur lingkungan, melalui proses pembe-lajaran, penelitian dan penerapannya dalam masya-rakat luas yang didukung peralatan simulasi model fisik maupun digital (peng-gunaan perangkat lunak).

Laboratorium Sejarah dan Perkembangan Arsitektur
Kepala:  Ir. Ismudiyanto, MS.

Laboratorium ini mengembangkan kegiatan pembela-jaran, penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang sejarah dan perkembangan arsitektur bangunan, kelom-pok bangunan dan kawasan. dengan perspektif  ke  arah masa  depan. Labora­torium ini meningkatkan pengetahu-an yang lebih men­da­sar tentang Arsitektur Nusantara, Arsitektur Barat dan Timur, serta pengetahuan konservasi bangunan dan kawasan yang dapat diman-faatkan untuk pengembangan teori, teknologi dan perancangan arsi-tektur.

Laboratorium Perencanaan Kota dan Daerah
Kepala: Dr. Ir. Bakti Setiawan, MA.

Merupakan wadah bagi kelompok tenaga peng­ajar yang mempunyai spesialisasi dalam bidang Perencanaan Kota dan Daerah. Di laboratorium ini dikem­bang­kan meto­dologi kuantitatif maupun kualitatif untuk anali­sis perkem­bangan kota dan daerah serta kebijaksanaan pem­­bangunan. Banyak dilakukan penelitian yang dapat diman­faatkan oleh mahasiswa untuk menam­­bah penga-laman praktek dalam bidang Perencanaan Kota.

Laboratorium Perencanaan dan Permukiman
Kepala:  Ir. Didik Kristiadi, MLA, MAUD.
Merupakan wadah kegiatan penelitian dan peren­canaan  tentang perumahan. Dalam bidang yang merupakan pertemuan antara disiplin sosial, budaya, ekonomi dan fisik yang dipertemukan dalam teknik arsitektur dan perencanaan ini banyak dilakukan penelitian yang melibatkan mahasiswa.


PERATURAN PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN

PROGRAM S-1 ARSITEKTUR

Sistem Prasyarat. Matakuliah Studio Arsitektur merupa-kan matakuliah yang terdapat di setiap semester mulai dari semester 1 (Studio Arsitektur 1) sampai dengan semester 7 (Studio Arsitektur 7). Studio Arsitektur 1 sampai 6 bersifat prasyarat bagi Studio Arsitektur di semester berikutnya, artinya untuk mengambil studio pada semester berikutnya, studio pada semester yang bersangkutan harus sudah lulus dengan nilai minimal D.

Kerja Praktek. Mahasiswa harus melaksanakan kerja praktek di lapangan pada proyek yang terkait dengan bidang arsitektur.

Tugas Akhir. Tugas Akhir terdiri dari tugas penyusunan landasan perancangan dan kegiatan perancangan di studio, yang menentukan kelulusan dari keseluruhan program sarjana. Tugas Akhir dapat diambil setelah seluruh matakuliah diselesaikan dengan nilai minimal D, dengan IPK >2.

PROGRAM S-1 PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

STUDIO PERENCANAAN

MK inti di prodi S1 Perencanaan Kota dan Wilayah adalah Studio Perencanaan yang diselenggarakan mulai semester 1 hingga semester 7. MK Studio Perencanaan dibagi dalam 3 kelompok besar sebagai berikut.
  1. Studio Perencanaan Dasar. Membekali mahasiswa dasar-dasar memahami karakter ruang kota dan wilayah dalam berbagai skala (Studio Perencanaan 1) dan mampu menuangkan hasil obsevasi lapangan pada skala ruang yang berbeda-beda kedalam peta tematik (Studio Perencanaan 2).
  2. Studio Perencanaan Komprehensif. Mahasiswa dilatih untuk menyusun rencana tata ruang dengan meng-gunakan pendekatan komprehensif dalam skala ruang yang semakin besar (skala kawasan/kecamatan untuk Studio Perencanaan 3 dan 4 dan skala kabu-paten dan kota untuk Studio Perencanaan 5 dan 6). Secara umum, kegiatan selama satu tahun dibagi menjadi rangkaian kegiatan besar: (1) kompilasi data, (2) analisis data, dan (3) penyusunan rencana (semes-ter ganjil kegiatan kompilasi data dan analisis awal, semester genap analisis keterkaitan dan penyusunan rencana).  
  3. Studio Perencanaan Lanjut (Studio Perencanaan 7). Mahasiswa dilatih untuk mengaplikasikan teknik dan metode lanjut untuk menyusun rencana pada skala kawasan dengan pendekatan disesuaikan dengan kesepakatan antara kelompok mahasiswa dengan atau tanpa kelompok masyarakat yang tinggal di kawasan/wilayah perencanaan (community-based approach, strategic approach, dan lain-lain).

Kerja Praktek.  Mahasiswa di akhir semester  6 diwajib-kan untuk melakukan kerja praktek di instansi pemerin-tah pusat/daerah atau sektor swasta sebagai bentuk apli-kasi teori, konsep, teknik dan metode yang sudah mere-ka dapatkan dalam kegiatan perkuliahan sebelumnya..

Tugas Akhir. Di akhir perkuliahan, mahasiswa diwajibkan untuk mengkaji isu dan permasalahan dalam peren-canaan kota dan wilayah dan mencoba menyusun rekomendasi atas temuan dari kajian-kajian spesifik yang mereka lakukan. Domain penelitian tugas akhir di prodi ini adalah ruang dan atau proses perencanaan. Proses pembimbingan telah dimulai dari semester 6 melalui MK metodologi penelitian dan dilanjutkan di semester 7 melalui seminar perencanaan dimana mahasiswa me-nyusun proposal penelitian dan di semester 8, mahasiswa akan melakukan penelitian dan menuliskan hasil temuan di lapangan beserta analisisnya dan membingkainya dalam kerangka kesimpulan serta rekomendasi untuk kegiatan perencanaan wilayah dan kota.

PROGRAM MAGISTER PERENCANAAN KOTA DAN DAERAH (MPKD)


Mengingat karakter yang dihadapi dalam perencanaan kota dan daerah di Indonesia, maka program ini harus bersifat multi-dimensional atau multi disiplin. Karakter multi-disiplin program ini akan didukung pula oleh keragaman latar bela­kang pesertanya. Kelompok sasaran utama program ini adalah para profesional yang telah bekerja (mid-career profe­si­onal) dalam pemerintahan maupun swasta yang sudah berijasah sarjana dari berbagai disiplin ilmu seperti ekonomi, geografi, arsitek, sipil, geodesi, geologi, pertanian, dan lain-lain.

Program studi adalah program jangka pendek selama 15 bulan setara dengan 4 semester pendidikan pasca sarjana yang umum, yang memberikan gelar Magister bagi lulusannya. Waktu selama 15 bulan yang dibagi atas 4 caturwulan pertama diberikan kuliah dan latihan-latihan, sedangkan catur wulan terakhir diperpendek menjadi 3 bulan digunakan untuk penyusunan tugas akhir atau tesis.

 
Selengkapnya dapat dilihat di www.archiplan.ugm.ac.id