Lulusan Program Pascasarjana FT, Didorong membentuk Ikatan Alumni S2
Wednesday, 27 January 2010 09:59

Untuk kali ketiga, Fakultas Teknik UGM kembali menggelar Pelepasan Lulusan Program Pascasarjana FT UGM Periode Januari 2010 pada Selasa (27/10) kemarin, di Ruang Sidang 2.1 Gedung KPTU FT UGM. Kali ini Fakultas Teknik melepas 154 wisudawan yang terdiri dari 153 wisudawan S2 dan 1 wisudawan S3.

“Ke 153 lulusan program S2 berasal dari 9 program studi yaitu Prodi Teknik Arsitektur 11 orang; Prodi Magister Perencanaan Kota dan Daerah 42 orang; Prodi Teknik Elektro 23 orang, Prodi Teknik Geologi 2 orang; Prodi Teknik Geomatika 1 orang; Prodi Teknik Kimia 4 orang; Prodi Teknik Mesin 14 orang;  Prodi Teknik Sipil 26 orang; dan Magister Sistem Teknik Transportasi 30 orang,” terang Ketua Program Pascasarjana FT UGM, Prof. Ir. Bambang Suhendro, M.Sc., Ph.D., ketika membuka acara. Dari total lulusan Periode Januari 2010 ini, 41 orang diantaranya berhasil lulus dengan predikat Cumlaude. “Prestasi ini cukup menggembirakan bagi kami, terlebih 1 orang lulusan dari Magister Sistem Teknik, Ayu Mahardika, berhasil lulus dengan nilai tertinggi dengan IP 4.00,” ujar Prof. Bambang menambahkan.

Dengan demikian, sampai periode Januari ini Fakultas Teknik telah meluluskan 4816 lulusan program S2, 60 lulusan program S3, dan sekitar 33.500 lulusan program S1.

“Harapan kami, para lulusan bisa membentuk Ikatan Alumni Khusus S2 atau S3 semisal Keluarga Alumni Pascasarjana UGM atau yang lain agar terbentuk networking yang baik antara lulusan yang satu dengan yang lain. Selain itu, para Ketua Program Studi juga bisa memberdayakan alumni dengan baik,” jelas Dosen Jurusan Teknik Sipil ini.

Senada dengan Prof. Bambang, Dekan FT UGM, Ir. Tumiran, M.Eng., Ph.D, juga menambahkan bahwa setelah lulus, maka secara otomatis mahasiswa akan menjadi anggota Keluarga Alumni Teknik Gadjah Mada (Katgama). “Oleh karena itu, mahasiswa harus saling bersinergi dan saling mendukung untuk memanfaatkan ilmu yang di peroleh untuk masyarakat luas. Mudah-mudahan kedepan bisa memberikan nilai tambah bagi akademik, bagi instansi, maupun bagi almamater,” pungkasnya. (nn)